Komunikasi Interpersonal Pelatih Dalam Membentuk Kepercayaan Diri Atlet Di Budi Luhur Badminton Club
DOI:
https://doi.org/10.58540/isihumor.v4i3.1899Keywords:
Komunikasi interpersonal; Komunikasi kooperatif; Akomodasi komunikasi; Social Cognitive Theory; Kepercayaan diri atlet; Bulu tangkisAbstract
Kepercayaan diri merupakan komponen psikologis fundamental yang memengaruhi performa atlet dalam latihan maupun kompetisi. Pelatih, sebagai figur yang paling intensif berinteraksi dengan atlet, memegang peran sentral dalam membentuk kepercayaan diri tersebut melalui pola komunikasi interpersonal sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana komunikasi interpersonal pelatih mencakup dimensi instruksional, suportif, empatik, dan kooperatif berkontribusi terhadap pembentukan kepercayaan diri atlet di Budi Luhur Badminton Club (BLBC). Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap satu pelatih dan lima atlet aktif BLBC pada Mei 2025, diperkuat dengan observasi langsung selama sesi latihan dan pertandingan. Analisis dilakukan menggunakan teknik analisis tematik. Lima tema utama ditemukan: (1) instruksi melalui demonstrasi langsung meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri; (2) motivasi verbal dan dukungan emosional membantu atlet mengatasi tekanan; (3) umpan balik dan teguran bersifat ambivalen dapat membangun sekaligus menurunkan kepercayaan diri tergantung cara penyampaiannya; (4) komunikasi empatik saat atlet menghadapi tekanan menjadi kunci pemulihan kepercayaan diri; dan (5) keterbukaan dialog antara pelatih dan atlet menciptakan iklim komunikasi kooperatif yang mendukung perkembangan atlet. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman komunikasi olahraga dalam konteks klub mahasiswa dan memberikan implikasi praktis bagi pelatih.





