Penggunaan Metode Bernyanyi Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini PAUD Kasih Mandiri
DOI:
https://doi.org/10.58540/jurpendis.v4i2.1554Abstract
Kemampuan berbicara anak usia dini merupakan aspek fundamental perkembangan bahasa yang perlu dirangsang melalui metode pembelajaran yang tepat. Namun, anak-anak di PAUD Kasih Mandiri cenderung menunjukkan kemampuan berbicara yang terbatas, khususnya dalam mengungkapkan ide dan mengenali konsep dasar seperti angka. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas metode bernyanyi yang dibantu media gambar dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental menggunakan model pretest-posttest satu kelompok. Populasi terdiri dari seluruh 7 siswa di PAUD Kasih Mandiri. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes kemampuan berbicara yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan pendekatan pengujian hipotesis untuk menentukan perbedaan kemampuan berbicara anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode bernyanyi yang dibantu media gambar secara signifikan meningkatkan kemampuan berbicara anak. Peningkatan ini terlihat pada kemampuan anak dalam mengucapkan kata, mengungkapkan ide, dan mengenali angka dari 1 hingga 10. Pengujian hipotesis menunjukkan perbedaan antara hasil pretest dan posttest, yang mengindikasikan efektivitas metode yang diterapkan. Kesimpulannya, metode bernyanyi yang dikombinasikan dengan media gambar efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini. Metode ini menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan interaktif, sehingga memudahkan anak-anak untuk mengembangkan kemampuan berbahasa. Oleh karena itu, disarankan bagi guru untuk mengintegrasikan nyanyian dan media visual ke dalam kegiatan pembelajaran anak usia dini.
References
Baehaqi, A., Sukandar, A., Tata, S., Gunawan, M. T. R., & Hani, A. (2024). Integration of Islamic Values in STEM Learning in Secondary Schools. International Education Trend Issues, 2(2), 291–299. https://doi.org/10.56442/ieti.v2i2.850
Filia, & Wijaya, R. P. (2019). Analisis Yuridis terhadap Hak dan Kewajiban Karyawan Outsourcing berdasarkan Undang-undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 (PT. Garda Wibawa Sukses). Jurnal Mercatoria, 12(2), 98.
Hutagalung, I. (2007). Pengantar Komunikasi Massa. Rineka Cipta.
Mulyadi, D., & Mardiana, R. (2022). Sekolah Penggerak : Does Curriculum Design Made Fit with the Program ? Adpebi International Journal of Multidisciplinary Sciences, 1(1), 400–414.
Murphey, T. (1992). Music and Song. Oxford University Press.
Paivio, A. (1986). Mental Representations: A Dual Coding Approach. Oxford University Press.
Paquette, K. R., & Rieg, S. A. (2008). Using music to support the literacy development of young English language learners. Early Childhood Education Journal, 36(3), 227–232. https://doi.org/10.1007/s10643-008-0277-9
Piaget, J. (1952). The Origins of Intelligence in Children. International Universities Press.
Snow, C. E. (2006). Handbook of Early Literacy Research. Guilford Press.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Harvard University Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Dasar Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




