Pengaruh Disiplin Belajar dan Fasilitas Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII di UPTD SMP Negeri 7 Pematangsiantar
DOI:
https://doi.org/10.58540/isihumor.v4i1.2337Keywords:
Disiplin Belajar, Fasilitas Belajar, Hasil Belajar, Siswa SMP, Ex Post Facto.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin belajar dan fasilitas belajar terhadap hasil belajar siswa kelas VII UPTD SMP Negeri 7 Pematangsiantar Tahun Ajaran 2026/2027. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya rendahnya kedisiplinan belajar siswa serta keterbatasan fasilitas pembelajaran yang diduga memengaruhi pencapaian hasil belajar, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Inggris. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII UPTD SMP Negeri 7 Pematangsiantar, dengan jumlah sampel sebanyak 32 siswa yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket untuk mengukur disiplin belajar dan fasilitas belajar, sedangkan data hasil belajar diperoleh melalui dokumentasi nilai Penilaian Tengah Semester (PTS). Analisis data dilakukan menggunakan bantuan program SPSS melalui analisis statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,003 (<0,05) dan nilai t hitung sebesar 3,286 lebih besar daripada t tabel sebesar 2,045. Fasilitas belajar juga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa. Selain itu, hasil uji simultan menunjukkan bahwa disiplin belajar dan fasilitas belajar secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar, dengan nilai F hitung sebesar 24,683 lebih besar daripada F tabel sebesar 3,33 dan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,630 menunjukkan bahwa sebesar 63,0% variasi hasil belajar siswa dapat dijelaskan oleh disiplin belajar dan fasilitas belajar, sedangkan sisanya sebesar 37,0% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat disiplin belajar siswa dan semakin baik fasilitas belajar yang tersedia, maka semakin tinggi pula hasil belajar yang dicapai. Oleh karena itu, peningkatan kedisiplinan siswa serta penyediaan fasilitas belajar yang memadai menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran dan peningkatan prestasi belajar siswa.





