Pengaruh Cognitive Appraisal Terhadap Regulasi Emosi Pada Santri Pondok Pesantren Ngalah Pasuruan
DOI:
https://doi.org/10.58540/jipsi.v5i2.1966Keywords:
Cognitive Appraisal;regulasi emosi; santri; pesantrenAbstract
Regulasi emosi merupakan kemampuan psikologis yang penting bagi santri dalam menghadapi berbagai tuntutan kehidupan di lingkungan pesantren. Kemampuan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah cognitive appraisal, yaitu proses individu dalam menilai dan memaknai suatu situasi sebelum memberikan respons emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cognitive appraisal terhadap regulasi emosi pada santri Pondok Pesantren Ngalah Pasuruan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Populasi penelitian berjumlah 350 santri dengan sampel sebanyak 187 responden yang ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala cognitive appraisal dan skala regulasi emosi yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cognitive appraisal berpengaruh positif dan signifikan terhadap regulasi emosi (R = 0,714; p < 0,001) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,510. Hal ini menunjukkan bahwa cognitive appraisal memberikan kontribusi sebesar 51% terhadap regulasi emosi santri, sedangkan 49% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin adaptif kemampuan santri dalam memaknai suatu situasi, semakin baik pula kemampuan mereka dalam mengelola emosinya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





