Hubungan Antara Work Family Conflict Dengan Psychological Well-Being Pada Ibu Bekerja di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.58540/jipsi.v5i1.2212Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara work-family conflict dengan psychological well-being pada ibu bekerja di Indonesia. Meningkatnya jumlah ibu yang menjalankan peran ganda sebagai pekerja dan pengelola keluarga menyebabkan munculnya berbagai tuntutan yang berpotensi menimbulkan konflik antara pekerjaan dan keluarga. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis ibu bekerja dalam menjalankan kedua peran tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 350 ibu bekerja di Indonesia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang disebarkan secara daring melalui Google Form. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara work-family conflict dengan psychological well-being pada ibu bekerja di Indonesia dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = -0,409 dan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi work-family conflict yang dialami ibu bekerja, maka semakin rendah psychological well-being yang dimiliki. Sebaliknya, semakin rendah work-family conflict, maka semakin tinggi psychological well-being. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi ibu bekerja dalam mengelola konflik antara pekerjaan dan keluarga sehingga kesejahteraan psikologis tetap terjaga.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





