Educational Communication Models for Digital Da'wah: A Framework for Millennial Religious Learning
DOI:
https://doi.org/10.58540/jipsi.v5i1.2220Keywords:
dakwah digital, komunikasi pendidikan, pembelajaran keagamaan milenial, kepercayaan parasosial, penerimaan teknologiAbstract
Penelitian ini mengkaji fragmentasi antara riset komunikasi dakwah digital dan riset penerimaan teknologi pendidikan, serta mengembangkan kerangka komunikasi pendidikan yang integratif untuk pembelajaran keagamaan generasi milenial. Dengan menggunakan Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) berbasis PRISMA, sebanyak 42 artikel ilmiah yang terbit antara tahun 2016 dan 2026 diidentifikasi melalui basis data Scopus, ERIC, dan Google Scholar, kemudian dianalisis menggunakan sintesis tematik. Lima konstruk berulang teridentifikasi, yaitu kredibilitas sumber, desain pesan, afordansi saluran, interaktivitas dialogis, dan capaian pembelajaran. Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran keagamaan milenial tidak semata-mata didorong oleh paparan konten, melainkan dimediasi oleh kepercayaan parasosial dan interaksi dialogis yang mengubah penerimaan pesan menjadi literasi keagamaan, perubahan sikap, serta partisipasi komunitas digital yang berkelanjutan. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengusulkan Model EDICOM (Educational Communication Model for Digital Da'wah) yang mengintegrasikan teori komunikasi klasik dengan teori penerimaan teknologi pendidikan dalam satu struktur yang dapat diuji. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dakwah digital yang efektif memerlukan pembinaan interaktivitas dan otentisitas komunikator secara sengaja, bukan sekadar mengandalkan jangkauan atau viralitas, sehingga memberikan kontribusi teoretis yang menjembatani dua kajian yang sebelumnya terpisah, sekaligus menjadi alat diagnostik praktis bagi pendidik dan lembaga keagamaan dalam merancang strategi pembelajaran digital bagi generasi milenial.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





