Analisis Pencemaran Air Sungai dan Sampah Plastik di Banjir Kanal Timur (BKT) Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang

Authors

  • Dwi Nur Yuliyani Program Studi Pendidikan Geografi, Universitas Ivet Semarang
  • Siti Nur Indahsari Universitas Ivet Semarang, Indonesia
  • Merly Apriyantika Universitas Ivet Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58540/jipsi.v5i2.2249

Keywords:

Sampah Plastik, Pencemaran Air Sungai, Banjir Kanal Timur, Tambakrejo, Kualitas Air

Abstract

Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) merupakan salah satu sistem drainase dan pengendali banjir utama di Kota Semarang yang bermuara di wilayah pesisir Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Semarang Utara. Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan muara BKT mengalami akumulasi sampah plastik dalam jumlah besar yang membentuk tumpukan sampah yang oleh masyarakat setempat disebut sebagai pulau sampah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sumber, karakteristik, dan sebaran sampah plastik di sepanjang aliran BKT serta mengkaji potensi dampaknya terhadap kualitas air dan ekosistem pesisir serta implikasinya terhadap aktivitas masyarakat sekitar, khususnya nelayan Tambakrejo. Penelitian dilaksanakan pada Mei 2026 menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur, observasi lapangan, analisis data sekunder, dan pengukuran parameter fisik air secara in situ pada tiga titik sampling. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling berdasarkan karakteristik lokasi dan potensi akumulasi sampah plastik. Pengukuran kualitas air dilakukan menggunakan instrumen yang digunakan melalui lembar pengamatan, Hasil penelitian menunjukkan bahwa akumulasi sampah plastik terutama berasal dari aktivitas masyarakat di wilayah hulu dan tengah daerah aliran sungai (DAS) yang terbawa aliran sungai, terutama pada musim hujan, serta dipengaruhi oleh dinamika pasang surut di wilayah muara, Keberadaan sampah plastik berpotensi menurunkan kualitas lingkungan perairan dan mengganggu ekosistem pesisir melalui peningkatan beban pencemar serta akumulasi sampah di kawasan muara. Kondisi tersebut juga berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat pesisir, termasuk aktivitas nelayan Tambakrejo. Pengelolaan sampah secara terpadu dan berkelanjutan dari wilayah hulu hingga hilir, disertai penguatan pengawasan dan partisipasi masyarakat, diperlukan untuk mengurangi pencemaran sampah plastik di kawasan BKT dan wilayah pesisir sekitarnya.

Downloads

Published

2026-07-31

How to Cite

Dwi Nur Yuliyani, Siti Nur Indahsari, & Merly Apriyantika. (2026). Analisis Pencemaran Air Sungai dan Sampah Plastik di Banjir Kanal Timur (BKT) Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 5(2), 933–942. https://doi.org/10.58540/jipsi.v5i2.2249

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.