Analisis Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Bireuen Berdasarkan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI)
DOI:
https://doi.org/10.58540/jipsi.v4i4.2627Keywords:
Kebugaran Jasmani, Siswa SMP, TKJI, Pendidikan Jasmani, Aktivitas FisikAbstract
Kebugaran jasmani menjadi salah satu indikator penting dalam menunjang kapasitas fisik peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dan menjalankan aktivitas sehari-hari secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kebugaran jasmani siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Bireuen berdasarkan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) kelompok usia 13–15 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif yang melibatkan 31 siswa laki-laki dan perempuan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lima komponen TKJI, meliputi lari 50 meter, pull-up atau gantung siku tekuk, sit-up selama 60 detik, loncat tegak, serta lari 1.000 meter untuk laki-laki dan 800 meter untuk perempuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui skor total, nilai rata-rata, distribusi frekuensi, dan persentase kategori kebugaran. Hasil penelitian menunjukkan skor total sebesar 454 dengan nilai rata-rata 14,65. Sebanyak 7 siswa (22,58%) berada pada kategori baik, 14 siswa (45,16%) kategori sedang, dan 10 siswa (32,26%) kategori kurang, sedangkan kategori sangat baik dan kurang sekali tidak ditemukan. Secara keseluruhan, tingkat kebugaran jasmani siswa berada pada kategori sedang. Namun, sebanyak 77,42% siswa masih terkonsentrasi pada kategori sedang dan kurang, yang menunjukkan bahwa capaian kebugaran belum optimal. Temuan ini menegaskan pentingnya pemanfaatan hasil pengukuran kebugaran sebagai dasar evaluasi dan perencanaan aktivitas PJOK yang lebih terarah, bertahap, dan sesuai dengan kondisi fisik peserta didik
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





