Pengaruh Penggunaan Buku Cerita Bergambar Berbasis Cerita Rakyat Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Bhayangkari
DOI:
https://doi.org/10.58540/jipsi.v4i4.2639Keywords:
buku cerita bergambar, cerita rakyat, kemampuan berbicara, anak usia 5–6 tahunAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan buku cerita bergambar berbasis cerita rakyat terhadap kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun di TK Bhayangkari. Kemampuan berbicara merupakan salah satu aspek perkembangan bahasa yang penting untuk dikembangkan sejak usia dini karena berkaitan dengan kemampuan anak dalam menyampaikan ide, perasaan, pengalaman, dan informasi secara lisan. Salah satu media yang dapat digunakan untuk menstimulasi kemampuan berbicara anak adalah buku cerita bergambar berbasis cerita rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bagaimana penggunaan buku cerita bergambar mempengaruhi kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain One Group Pretest-Postest. Setelah data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, uji t digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menemukan perbedaan yang signifikan dalam kemampuan berbicara anak sebelum dan sesudah diberikan buku cerita bergambar cerita rakyat menunjukan peningkatan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun, rata-rata skor kemampuan anak bericara sebelum perlakuan adalah 4,35, sedangkan setelah perlakuan meningkat menjadi 5,93. Hasil uji T menunjukkan hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesi nol (Ho) ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa buku bergambar cerita rakyat efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





