Transformasi Pembelajaran Fiqih Melalui Spinner Game-Based Learning: Kontribusi Terhadap Keterlibatan dan Hasil Belajar
DOI:
https://doi.org/10.58540/pijar.v4i3.2171Keywords:
Game-Based Learning, Media Spinner, Pembelajaran Fiqih, Hasil Belajar.Abstract
Media pembelajaran yang inovatif diperlukan untuk mengatasi rendahnya minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih. Salah satu alternatif yang dapat diterapkan adalah media pembelajaran spinner berbasis Game-Based Learning yang mampu menciptakan pembelajaran lebih interaktif, menarik, dan berpusat pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media spinner berbasis Game-Based Learning pada mata pelajaran Fiqih di MTs Az-Zainiyah serta menganalisis kontribusinya terhadap keterlibatan dan hasil belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Penelitian dilaksanakan selama satu bulan di MTs Az-Zainiyah dengan subjek penelitian seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 23 orang. Informan penelitian terdiri atas satu guru mata pelajaran Fiqih dan lima siswa kelas VII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru Fiqih dan siswa kelas VII, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media spinner berbasis Game-Based Learning mampu meningkatkan keaktifan, motivasi, perhatian, keberanian, dan partisipasi siswa selama proses pembelajaran. Siswa lebih mudah memahami materi Fiqih karena pembelajaran dikemas dalam bentuk permainan yang menyenangkan, sedangkan guru merasakan peningkatan interaksi dan komunikasi dengan siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa media spinner tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu pembelajaran, tetapi juga sebagai inovasi pembelajaran interaktif yang efektif dalam menciptakan suasana belajar yang aktif, komunikatif, dan menyenangkan. Dengan demikian, media spinner berbasis Game-Based Learning layak dijadikan alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Fiqih di madrasah.




