Diagnosis Komunitas dan Intervensi: Strategi Promotif dan Preventif Hipertensi Berbasis Rumah Tangga Dusun Wonocatur, Banguntapan, Bantul

Authors

  • Rochana Ruliyandari Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Indonesia
  • Raden Mahesa Putra Santika Munggaran Universitas Ahmad Dahlan, Kota Yogyakarta, Indonesia
  • Berliana Maharani Zakiyyah Universitas Ahmad Dahlan, Kota Yogyakarta, Indonesia
  • Rara Tazkia Nabila4, Nada Abelia Azizah Universitas Ahmad Dahlan, Kota Yogyakarta, Indonesia
  • Nada Abelia Azizah Universitas Ahmad Dahlan, Kota Yogyakarta, Indonesia
  • Adelia Nur Sadrina Universitas Ahmad Dahlan, Kota Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v4i3.1440

Keywords:

Community Diagnosis; Hipertensi; Pemberdayaan Masyarakat; Aktivitas Fisik; Penyuluhan Kesehatan

Abstract

Hipertensi adalah salah satu isu kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya pencegahan dan pengontrolan melalui pendekatan berbasis komunitas yang bersifat promotif dan preventif. Hasil dari diagnosis komunitas di RT 07 Dusun Wonocatur, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, menunjukkan banyak warga memiliki tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh rendahnya aktivitas fisik, kurangnya konsumsi sayur dan buah, serta gaya hidup yang tidak sehat. Kegiatan pelayanan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi melalui pemberdayaan komunitas. Metode pelaksanaan mencakup pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner yang dilakukan dari pintu ke pintu, penentuan prioritas masalah dengan menggunakan metode USG (Urgency, Seriousness, Growth), serta pengembangan solusi melalui Musyawarah Masyarakat Desa (MMD). Intervensi yang dilakukan meliputi kegiatan jalan sehat dan senam bersama, diikuti dengan penyuluhan kesehatan tentang hipertensi dan penerapan gaya hidup sehat. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 51,6 pada pre-test menjadi 89,2 pada post-test, yang mencerminkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi. Kegiatan ini dapat disimpulkan sebagai berhasil dalam meningkatkan partisipasi, kesadaran, dan pemberdayaan masyarakat untuk mengontrol hipertensi secara berkelanjutan berbasis komunitas.

Downloads

Published

2026-07-21

How to Cite

Rochana Ruliyandari, Raden Mahesa Putra Santika Munggaran, Berliana Maharani Zakiyyah, Rara Tazkia Nabila4, Nada Abelia Azizah, Nada Abelia Azizah, & Adelia Nur Sadrina. (2026). Diagnosis Komunitas dan Intervensi: Strategi Promotif dan Preventif Hipertensi Berbasis Rumah Tangga Dusun Wonocatur, Banguntapan, Bantul . SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 757–764. https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v4i3.1440

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.