Peningkatan Perilaku Hidup Bersih Siswa Sekolah Dasar Melalui Penyuluhan Berbasis Participatory Action Learning Nagari Paninjauan, Kabupaten Solok
DOI:
https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v4i2.1579Keywords:
Kebersihan Diri; Penyuluhan Kesehatan; Siswa Sekolah Dasar; Pengabdian Masyarakat; Kuliah Kerja Nyata.Abstract
Kebersihan diri krusial bagi kesehatan anak sekolah, namun pemahaman siswa SD di Nagari Paninjauan masih terbatas. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan praktik higienis siswa melalui penyuluhan terstruktur. Evaluasi menggunakan desain pre-test dan post-test dengan instrumen kuesioner tervalidasi ahli serta lembar observasi keterampilan. Teknik analisis deskriptif kuantitatif diterapkan untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan akurasi simulasi praktik. Hasil menunjukkan kenaikan signifikan skor pengetahuan dari 41,2% menjadi 78,5%, dengan 86,4% siswa menguasai teknik cuci tangan enam langkah secara mandiri. Guru melaporkan peningkatan partisipasi dan kesadaran higienis berkelanjutan. Intervensi edukatif berbasis demonstrasi terbukti efektif membentuk perilaku bersih siswa, memerlukan integrasi kurikulum dan pemantauan berkala demi keberlanjutan program kesehatan sekolah di wilayah kabupaten Solok






