Pelatihan Model Pembelajaran Berbasis Etnomatematika Bagi Guru-Guru di SMP Swasta Muhammadiyah 55 Kandangan Kabupaten Simalungun
DOI:
https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v4i2.1686Keywords:
pengabdian masyarakat, etnomatematika, guru SMP, pembelajaran berbasis budayaAbstract
Guru merupakan aktor penting dalam menentukan keberhasilan pembelajaran. Namun, guru-guru di SMP Swasta Muhammadiyah 55 Kandangan Kabupaten Simalungun masih menghadapi kendala dalam menerapkan pembelajaran yang kontekstual dan berbasis budaya lokal. Kondisi ini berimplikasi pada rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran matematika serta kurangnya kesadaran siswa terhadap nilai-nilai budaya daerah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan model pembelajaran berbasis etnomatematika. Metode yang digunakan adalah workshop, pendampingan, uji coba kelas, dan refleksi. Melalui tahapan ini, guru akan dibekali pemahaman konseptual mengenai etnomatematika sekaligus kemampuan praktis dalam menyusun perangkat ajar, termasuk RPP, LKPD, dan media pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan kearifan lokal. Luaran kegiatan meliputi tiga perangkat RPP, dua LKPD, satu paket media ajar berbasis etnomatematika, serta video dokumentasi praktik baik. Manfaat yang diharapkan adalah meningkatnya kompetensi pedagogik guru, terciptanya suasana belajar yang lebih aktif dan bermakna bagi siswa, terbentuknya komunitas guru pembelajar, serta kontribusi pada pelestarian budaya Simalungun melalui integrasi ke dalam pembelajaran matematika. Luaran berupa artikel yang akan di published di jurnal pengabdian terakreditasi Sinta 4






