Sosialisasi Media Pembelajaran Interaktif Wordwall
DOI:
https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v4i2.1710Keywords:
Wordwall, Hutabayu, InteraktifAbstract
Pada saat observasi yang dilakukan di SD Negeri 091537 Hutabayu guru masih belum maksimal dalam menggunakan media pembelajaran yang dimana dapat menyebabkan pembelajaran menjadi monoton maka di perlukan pembaharuan dalam menggunakan media pembelajran agar tercipta pembelajran yang kreatif dan menyenangkan. Hal inilah yang mendasari kegiatan ini dilakukan yaitu untuk memperkenalkan aplikasi Wordwall kepada guru-guru yang ada di SD Negeri 091537 Hutabayu agar dapat meningkatkan kualitas pengajaran dan mengoptimalisasi aktivitas guru dalam mengoptimalisi kinerja guru di dunia pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan media pembelajaran digital serta menumbuhkan motivasi belajar siswa melalui sosialisasi penggunaan Wordwall sebagai media interaktif. Permasalahan yang dihadapi sekolah mitra adalah rendahnya variasi media pembelajaran, lemahnya keterampilan guru dalam menggunakan teknologi, serta rendahnya minat siswa dalam mengikuti proses belajar. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim PkM melaksanakan beberapa tahapan kegiatan, yaitu: observasi dan analisis kebutuhan, penyusunan materi pelatihan, sosialisasi, pelatihan praktik pembuatan media, pendampingan penerapan Wordwall dalam pembelajaran, serta evaluasi melalui kuesioner dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mampu membuat media pembelajaran interaktif menggunakan berbagai template Wordwall seperti kuis, matching game, dan random wheel. Siswa juga menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan belajar. Selain itu, keterampilan digital guru meningkat seiring dengan pendampingan yang diberikan. Dengan demikian, sosialisasi Wordwall memberikan dampak positif dalam mendukung pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan tuntutan pendidikan abad 21. Kegiatan ini diharapkan dapat berlanjut dengan pendampingan berkesinambungan dan replikasi di sekolah lain agar manfaatnya semakin luas






