Penguatan Ketahanan Pangan dan Sandang Keluarga Rentan Melalui Program Penyaluran Sembako dan Pakaian Layak Pakai di Mojokerto
DOI:
https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v4i2.1735Keywords:
Ketahanan Pangan; Pangan dan Sandang, Keluarga Rentan; Solidaritas; Penyaluran Sembako; Pakaian Layak; Pengembangan MasyarakatAbstract
Kemiskinan di Indonesia sangat tinggi angka kenaikan pada setiap presentase. Hal ini justru menjadi tugas setiap warga, terutama oleh para pejabat tinggi untuk menaggulangi permasalah tersebut. Para mahasiswa melakukan pengabdian masyarakat melalui program penyaluran sembako dan baju yang masih layak pakai di berbagai wilayah. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Pembangunan Masyarakat Berbasis Asset Bassed Community Development (ABCD). Metode ABCD menekankan pengembangan masyarakat berbasis aset, yang berarti menggunakan aset yang unggul untuk meningkatkan keberdayaan masyarakat. Metode ABCD juga menekankan pengembangan masyarakat melalui pemanfaatan potensi yang ada di lingkungan masyarakat. Tujuan program ini adalah untuk menumbuhkan kepedulian siswa terhadap masyarakat yang kurang mampu, melatih diri dengan melihat sekitarnya bagaiamana perekonomian di Indonesia semakin melonjak. Selain itu, banyak hal yang dapat memberikan manfaat pada program ini yakni dengan memberikan rasa syukur bahwa masih banyak warga yang lebih membutuhkan baik dalam hal ekonomi maupun fisik. Program kegiatan pengabdian masyarakat ini mampu memberikan dan menumbuhkan rasa kepedulian dan semangat kepada mahasiswa dan mengajarkan arti dari solidaritas yang sesungguhnya. Kegiatan PkM ini dilakukan untuk melatih bagaimana kepedulian setiap mahasiswa terhadap masyarakat sekitar, terutama pada mahasiswa beasiswa Universitas Sunan Giri Surabaya. Analisis dampak kegiatan ini menunjukkan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik mereka, tetapi juga memberikan dukungan emosional kepada mereka.






