Psikoedukasi Gaya Belajar dan Pemanfaatan Platform Edukatif sebagai Strategi Penguatan Literasi Digital Ibu Ibu PKK
DOI:
https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v4i3.2387Keywords:
kami bermaksud untuk fasttrack dengan biaya 500.000Abstract
Kesenjangan antara singkatnya rentang fokus anak usia sekolah dasar dan tingginya durasi paparan gawai harian yang didominasi konten hiburan pasif memicu kesulitan bagi orang tua dalam mendampingi belajar di rumah. Fenomena ini melandasi pengabdian masyarakat melalui program Mindful Learning Hub yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan digital 30 ibu-ibu PKK RT 02 RW 08 Desa Dompon, Karanganyar. Kegiatan yang berlangsung selama dua bulan (Juli–Agustus 2026) ini menerapkan kombinasi pendekatan edukasi-partisipatif, reflektif, dan aplikatif melalui tiga tahapan sistematis, meliputi fase persiapan, pelaksanaan pelatihan, hingga pendampingan mandiri melalui grup WhatsApp. Pengumpulan data evaluasi program dilakukan dengan metode analisis dokumen refleksi tertulis pada instrumen Catatan Ibu guna mengukur perubahan kognitif, konatif, dan psikomotorik-digital mitra secara terukur. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman mitra dalam memetakan profil gaya belajar Visual, Auditori, dan Kinestetik (VAK) anak sebesar 76,6% (dari 16,7% menjadi 93,3%) serta peningkatan keterampilan mengoperasikan platform digital edukatif sebesar 76,7% (dari 13,3% menjadi 90%). Selain itu, persepsi mitra terhadap gawai berhasil dialihkan dari media hiburan pasif menjadi sarana literasi digital interaktif melalui pemanfaatan platform IFPedu, Rumah Pendidikan, buku audio, Wordwall, dan Qreatif.id. Program pengabdian ini terbukti efektif memperkuat kompetensi pengasuhan digital dan kapasitas literasi domestik ibu-ibu PKK dalam menciptakan iklim belajar rumah yang kondusif.






