Pengaruh Perilaku Phubbing Terhadap Interaksi Sosial Pada Remaja Akhir di Kota Medan
DOI:
https://doi.org/10.58540/jipsi.v4i4.1351Keywords:
Perilaku Phubbing, Interaksi Sosial, Remaja AkhirAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Perilaku Phubbing Terhadap Interaksi Sosial Pada Remaja Akhir Di Kota Medan. Dari hasil penelitian dan analisa data yang dilakukan pada remaja akhir, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:Hasil penelitian ini menunjukkan analisis data terdapat hubungan negatif yang signifikan antara Perilaku phubbing terhadap Interaksi sosial pada remaja akhir di kota Medan. Berdasarkan hasil uji Pearson Product Moment antara variabel yang satu dengan variabel kedua diperoleh sebesar r = 0,992. Uji linearitas menunjukkan nilai signifikansi 0,649 (< 0,05), sehingga model regresi signifikan secara statistik. Berarti hipotesis penelitian Ha diterima.Berdasarkan hasil kategorisasi subjek penelitian, dapat diketahui bahwa sebagian besar remaja akhir di kota Medan berada dalam kategori sedang yaitu interaksi sosial sebanyak 114 orang (56,7%) dan perilaku phubbing sebanyak 108 orang (53,7%).Pada variabel interaksi sosial paling banyak pada kategori sedang dan kategori yang paling tinggi pada aspek komunikasi yaitu sebanyak 201 orang (100%), kategori sedang yaitu pada aspek kontak sosial sebanyak 144 orang (71,6%) dan kategori rendah itu pada aspek relasi yaitu sebanyak 25 orang (12,4%).Pada variabel perilaku phubbing paling banyak pada kategori sedang dan kategori yang paling tinggi pada aspek gangguan komunikasi yaitu sebanyak 41 orang (20,4%) kategori sedang yaitu pada aspek obsesi ponsel sebanyak 143 orang (71,1%) dan kategori rendah itu pada aspek obsesi ponsel yaitu sebanyak 29 orang (14,4%)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





