Samatha Bhāvanā sebagai Praktik Meditatif untuk Meningkatkan Kesadaran dalam Kehidupan Sehari-hari
DOI:
https://doi.org/10.58540/jipsi.v5i1.1520Keywords:
Samatha Bhāvanā, mindfulness, meditasi, kesadaran, budaya lokalAbstract
Kehidupan modern yang serba cepat sering membuat individu berjalan dalam “mode otomatis” sehingga pikiran dan perasaan batin kurang disadari. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana praktik meditasi Samatha Bhāvanā dapat meningkatkan mindfulness dalam kehidupan sehari-hari pada umat Buddha perkotaan di Surabaya serta keterkaitannya dengan nilai budaya lokal. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan melibatkan 12 praktisi yang telah berlatih Samatha minimal satu tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan catatan harian pribadi, kemudian dianalisis secara tematik dengan dukungan statistik deskriptif sederhana. Analisis menghasilkan lima tema utama: peningkatan konsentrasi, pengendalian emosi yang lebih baik, kesadaran dalam aktivitas harian, reduksi distraksi mental, dan penguatan empati sosial. Secara kuantitatif, latihan rutin berkaitan dengan penurunan mind-wandering dari 42% menjadi 19% serta peningkatan skor mindfulness harian sebesar 29%. Temuan ini menunjukkan bahwa Samatha Bhāvanā bukan hanya praktik spiritual, tetapi juga keterampilan hidup yang berakar pada budaya lokal dan relevan untuk membantu individu menghadapi tantangan modern.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





