Kegiatan Cooking Class Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Makanan Bergizi Pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Pertiwi Kota Pekanbaru

Authors

  • Sepri Zela Universitas Lancang Kuning, Indonesia
  • Heleni Filtri Universitas Lancang Kuning, Indonesia
  • Yesi Novitasari Universitas Lancang Kuning, Indonesia
  • Suharni Universitas Lancang Kuning, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58540/jspaud.v2i3.2425

Keywords:

Cooking Class ;Pengetahuan Makanan Bergizi; Anak Usia 5–6 Tahun; Penelitian Tindakan Kelas

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pengetahuan makanan bergizi pada anak usia 5–6 tahun di TK Pertiwi Kota Pekanbaru. Pembelajaran yang dilakukan sebelumnya masih menggunakan lembar kerja sehingga anak kurang memahami jenis makanan bergizi, manfaat makanan sehat, serta cara memilih makanan yang baik untuk dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan makanan bergizi melalui kegiatan cooking class pada anak usia 5–6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 14 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Pengetahuan makanan bergizi diukur melalui beberapa indikator utama, yaitu kemampuan anak menyebutkan contoh makanan bergizi, mengenal bahan yang digunakan dalam kegiatan cooking class, membedakan makanan sehat dan tidak sehat, serta menyebutkan manfaat makanan sehat bagi tubuh. Penilaian juga didukung oleh indikator keterlibatan anak dalam kegiatan, meliputi kemampuan bekerja sama,mengikuti kegiatan dengan baik, aktif bertanya dan menjawab, melakukan kegiatan sederhana, mengikuti arahan guru, serta merapikan bahan dan alat setelah kegiatan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan cooking class dapat meningkatkan kemampuan anak berdasarkan persentase rata-rata hasil observasi. Persentase meningkat dari 39% pada pra-siklus menjadi 57% pada siklus I, kemudian meningkat menjadi 84% pada siklus II. Jumlah anak yang mencapai ketuntasan juga mengalami peningkatan, yaitu dari 6 anak pada pra-siklus menjadi 9 anak pada siklus I dan 13 anak pada siklus II. Peningkatan tersebut dilakukan melalui kegiatan cooking class yang melibatkan anak secara langsung dalam membuat sate buah, sandwich sehat, bubur kacang hijau, dan sup telur puyuh. Kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung kepada anak untuk mengenal jenis makanan, bahan makanan, membedakan makanan sehat dan tidak sehat, serta memahami manfaat makanan bergizi bagi tubuh. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan cooking class dapat meningkatkan pengetahuan makanan bergizi pada anak usia 5–6 tahun di TK Pertiwi Kota Pekanbaru

Downloads

Published

2026-09-08

Issue

Section

Articles