Edukasi Tanda Persalinan dan Tanda Bahaya Persalinan pada Ibu Hamil melalui Media Kartu Bertangkai Interaktif di Puskesmas Praya
DOI:
https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v4i1.1162Keywords:
edukasi interaktif, Kartu bertangkai, tanda persalinan, tanda bahaya persalinan, ibu hamilAbstract
Angka kematian ibu (AKI) masih menjadi tantangan global dan nasional, termasuk di Indonesia yang mencatat peningkatan AKI dari 177 menjadi 189 per 100.000 kelahiran hidup pada 2023. Rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai tanda persalinan dan tanda bahaya berkontribusi signifikan terhadap keterlambatan penanganan. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui edukasi interaktif menggunakan media kartu bertangkai di wilayah kerja Puskesmas Praya. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif berbasis community-based education, mengombinasikan ceramah interaktif, audiovisual, permainan edukatif, dan pelatihan kader. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, serta observasi partisipasi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana kemampuan peserta dalam mengenali tanda persalinan meningkat dari 38,5% menjadi 92,3%, sedangkan pengenalan tanda bahaya meningkat dari 30,8% menjadi 84,6%. Media kartu bertangkai terbukti efektif memperkuat pemahaman visual dan meningkatkan keterlibatan peserta dalam proses belajar. Penerapan metode interaktif ini tidak hanya memudahkan ibu hamil mengidentifikasi kondisi risiko secara cepat, tetapi juga meningkatkan kesiapsiagaan mereka dalam menghadapi persalinan. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan media edukasi visual-partisipatif dapat menjadi strategi yang direkomendasikan dalam upaya peningkatan literasi kesehatan maternal dan pencegahan komplikasi persalinan di masyarakat.






