Edukasi Gizi Seimbang dan Demonstrasi MPASI Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Ibu Balita di Posyandu Kenanga Wilayah Kerja UPTD Blud Puskesmas Batunyala
DOI:
https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v4i1.1180Keywords:
Stunting; MPASI; Gizi Seimbang; Edukasi Kesehatan; Posyandu.Abstract
Stunting masih menjadi isu kesehatan mendesak di Indonesia , dengan prevalensi di NTB (24,6%) masih di atas rata-rata nasional (19,8%). Faktor penyebab utama di Lombok Tengah adalah pola asuh dan gizi yang salah , khususnya kesalahan praktik Makanan Pendamping ASI (MPASI). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman ibu balita di Posyandu Kenanga mengenai pentingnya gizi seimbang dan praktik pemberian MPASI yang tepat. Mitra kegiatan adalah Kader Posyandu Kenanga , dengan sasaran 25 orang ibu balita. Metode yang digunakan adalah Participatory Health Education yang menggabungkan sosialisasi edukatif (ceramah interaktif) , demonstrasi langsung (praktik memasak) MPASI , dan diskusi interaktif (sharing session). Hasil evaluasi kualitatif menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan. Miskonsepsi utama yang berhasil diidentifikasi dan dikoreksi adalah praktik pemberian MPASI dengan tekstur sangat encer karena "takut tersedak". Ibu-ibu memahami hubungan kausal antara bubur encer dengan berat badan anak yang sulit naik. Selain itu, pemahaman tentang proporsi "Isi Piringku" dan pentingnya protein hewani harian juga meningkat.






