Edukasi Kesehatan Reproduksi Komprehensif Dan Bahaya Pernikahan Usia Dini di MTS Minhajul Ulum Ketara Dusun Dayen Rurung Desa Ketara
DOI:
https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v4i1.1267Abstract
Kesehatan reproduksi remaja merupakan aspek penting dalam menentukan kualitas kesehatan dan perilaku di masa dewasa, namun tetap menghadapi tantangan berupa rendahnya literasi dan tingginya praktik pernikahan usia dini. Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, termasuk wilayah dengan prevalensi pernikahan anak yang tinggi akibat faktor sosial, budaya, dan keterbatasan pendidikan kesehatan reproduksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi serta meningkatkan kesadaran bahaya pernikahan usia dini sebagai upaya pencegahan berbasis sekolah. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyuluhan interaktif menggunakan media pamflet, diskusi, dan tanya jawab. Kegiatan ini melibatkan 30 siswa MTs Minhajul Ulum Ketara. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test menggunakan 10 butir soal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah intervensi, terutama dalam pemahaman risiko kesehatan, dampak psikologis, dan konsekuensi sosial pernikahan dini. Secara teoritis, kegiatan ini memperkuat peran pendidikan kesehatan reproduksi sebagai strategi pencegahan pernikahan usia dini. Secara praktis, kegiatan ini memberikan model intervensi edukatif sederhana yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah untuk meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja.






