Pengelolaan Profesionalisme Guru Pascasertifikasi di Sekolah Terpencil: Studi Kasus di UPTD SD Negeri 05 Banja Loweh

Authors

  • Fujia Astuti Institut Teknologi dan Bisnis Haji Agus Salim Bukittinggi, Indonesia
  • Delfia Tanjung Sari Institut Teknologi dan Bisnis Haji Agus Salim Bukittinggi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58540/jurpendis.v4i3.2389

Keywords:

Profesionalisme Guru, Sertifikasi Guru, Kinerja Guru

Abstract

Penelitian ini berangkat dari problem faktual di sekolah-sekolah terpencil, seperti UPTD SD Negeri 05 Banja Loweh, di mana kondisi geografis berbukit dan aksesibilitas yang terbatas memaksa para guru menempuh jarak ekstrem hingga puluhan kilometer setiap harinya. Beban mobilitas tinggi ini memicu kelelahan fisik, keterbatasan waktu persiapan, serta minimnya pemanfaatan fasilitas dan teknologi pembelajaran yang berdampak langsung pada dominasi metode ceramah konvensional. Meskipun seluruh guru telah tersertifikasi secara administratif, realitas lapangan menunjukkan adanya kesenjangan yang tajam antara status sertifikasi dengan rendahnya inovasi pedagogik serta stagnasi kinerja. Mengatasi permasalahan tersebut, studi ini menemukan bahwa fungsi manajemen Planning, Organizing, Actuating, and Controlling (POAC) belum berjalan secara optimal karena kurang adaptif terhadap konteks wilayah. Kontribusi konseptual dari penelitian ini menegaskan bahwa jarak tempuh ekstrem bukan sekadar hambatan fisik, melainkan variabel moderasi kunci yang melemahkan efektivitas fungsi manajerial dan stabilitas motivasi kerja guru. Oleh karena itu, pengelolaan profesionalisme pascasertifikasi di daerah terpencil menuntut pergeseran paradigma dari pendekatan administratif yang kaku menuju tata kelola yang adaptif, kontekstual, dan berkelanjutan.

References

Armina, S., Elfrianto, & Dongoran, F. R. (2023). Pengaruh Sertifikasi, Kualitas Kehidupan Kerja dan Kompetensi Profesional Terhadap Kinerja Guru di SMP Negeri Se-Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat. (EDUTECH) Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Ilmu Sosial.

Dalimunthe, S. M., Rambe, M. H., & Dwinta, N. (2025). Solusi Krisis Pendidikan di Daerah 3T: Pendekatan dan Inovasi untuk Kemajuan. El Banar Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 4(1), 5–14.

Darling-Hammond, L. (2021). Effective Teacher Professional Development (pp. 2–7). Learning Policy Institute.

George R. Terry. (2014). Principles of Management (pp. 43–48). Richard D. Irwin.

Husaini Usman. (2013). Manajemen: Teori, Praktik, dan Riset Pendidikan (p. 12). Bumi Aksara.

John Hattie. (2023). Visible Learning: The Sequel (p. 215). Routledge.

Jumrawati, & Lina, K. (2025). Tinjauan Kompetensi Profesional Guru Bersertifikat Pendidik terhadap Efektivitas Pembelajaran. Transformasi : Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal, 8(1), 33–40.

Kunandar. (2011). Guru Profesional: Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Sukses dalam Sertifikasi Guru (p. 87). Rajawali Pers.

Mulyasa, E. (2013). Uji Kompetensi dan Penilaian Kinerja Guru. PT. Remaja Rosdakarya.

Wiarsiah, S., Syarkani, Y., & Syahidin, R. (2026). Kontribusi Kompetensi Profesional Guru, Sarana Belajar, dan Gaya Mengajar terhadap Kualitas Pembelajaran Anak Usia Dini. Holistik Manajemen Jurnal Manajemen. https://doi.org/10.70825/holistik.v7i1.262

Downloads

Published

2026-09-06

How to Cite

Fujia Astuti, & Delfia Tanjung Sari. (2026). Pengelolaan Profesionalisme Guru Pascasertifikasi di Sekolah Terpencil: Studi Kasus di UPTD SD Negeri 05 Banja Loweh. Jurnal Pendidikan Dasar Islam , 4(3), 508–521. https://doi.org/10.58540/jurpendis.v4i3.2389

Issue

Section

Article

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.