Edukasi Pemberian Mp-Asi Berkualitas Untuk Mencegah Stunting Pada Bayi di Posyandu Belemong Desa Penujak Wilayah Kerja UPT Puskesmas Penujak
DOI:
https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v4i1.1268Keywords:
MP-ASI, Stunting, Pendidikan Gizi, BalitaAbstract
Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia. Salah satu faktor risiko utama terjadinya stunting adalah dengan melakukan pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi bayi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu dalam pemberian MP-ASI berkualitas sebagai upaya pencegahan stunting pada bayi usia 6–24 bulan. Kegiatan dilaksanakan pada 1 Desember 2025 di Posyandu Belemong, Desa Penujak, dengan 30 ibu balita dan kader posyandu. Metode meliputi penyuluhan, diskusi, demonstrasi pembuatan MP-ASI, dan modul menu berbasis bahan lokal. Rata-rata skor pengetahuan peserta meningkat dari 58 menjadi 85 (peningkatan 47%), dengan kategori “baik” naik dari 10% menjadi 70%, “cukup” menjadi 30%, dan “kurang” menjadi 0%. Hasil ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai bahan bergizi, teknik pengolahan, penyesuaian porsi sesuai usia bayi, serta prinsip kebersihan dan keamanan pangan. Secara teoritis, kegiatan ini memperkuat konsep bahwa edukasi gizi berbasis praktik langsung dan pemanfaatan pangan lokal merupakan pendekatan efektif dalam mendorong perubahan perilaku ibu serta mendukung upaya promotif dan preventif pencegahan stunting di tingkat komunitas.






